Kelinci sangat mudah berkembang biak, setelah kawin kelinci akan bunting kurang lebih selama 30 hari. Dalam masa itu, sebaiknya pejantan dan betina dipisah. Karena si betina tidak akan mau (menolak) saat didekati oleh si jantan. Biarkan si betina menyendiri pada masa itu. Sedangkan si jantan dapat dikawinkan kembali dengan betina lain.


setelah 30 hari bunting, kelinci akan melahirkan antara 6-12 anak kelinci. Tapi berdasarkan pengalaman saya, kelinci bisa beranak sampai 13 ekor meskipun tidak semuanya bisa bertahan hidup. Kita tidak perlu repot-repot dalam mempertahankan kelahiran si anak. Cukup mempersiapkan sebuah kotak dari kayu, si kelinci akan menata sendiri sarang untuk anaknya. Biasanya kelinci ketika beranak akan mencabuti bulunya sendiri. Jangan khawatir dengan hal itu, karena si induk bermaksud memberikan kenyamanan kepada anak-anaknya.
Anak kelinci akan menyusui induknya kurang lebih selama 5-8 minggu. Dalam masa ini, asupan makanan bagi si induk harus berkualitas. Karena hal itu berpengaruh terhadap kualitas susu si induk. Sebaiknya jangan buru-buru memisahkan anakan dengan induknya, karena semakin lama anakan bersama induknya semakin bagus perkembangannya. Jangan hanya ingin mendapat hasil yang banyak buru-buru mengawinkannya lagi. hal itu kurang baik karena apabila terlalu cepat ditinggal induknya anakan akan mudah mati. Pada umur tersebut si anak akan belajar makan. Berikan makanan yang tidak berupa daun-daunan, karena menyebabkan si anak mencret dan mudah mati. Berilah buah atau sayur-sayuran yang tidak memilki daun.
Setelah dirasa cukup dewasa, anakan dapat dipisah dari induknya. Si induk dapat kembali dikawinkan lagi, tetapi apabila terlalu pendek jarak pemisahan anakan dengan pengawinan bisa menyebabkan si induk menjadi kurus. Dalam setahun kelinci bisa beranak 3-4 kali, tergantung produktivitas sang induk.

Selamat Mencoba.......

0 komentar: