Pages

Ads 468x60px

Labels

Sabtu, 19 Oktober 2013

Keseragaman atau Uniformity Ayam Petelur



            Keseragaman pada ayam petelur dapat dikelompokkan menjadi tiga bagian yakni keseragaman bobot badan, keseragaman rangka tubuh, dan keseragaman dewasa kelamin. Keseragaman menjadi ukuran variabilitas dalam suatu populasi, tidak bisa dipungkiri hal ini berhubungan produktifitas ayam. Seragam dapat diartikan berat badan sebagian besar ayam sama dan sesuai dengan standart strain ayam tersebut. Berat badan ayam petelur sesuai standart jika mencapai ± 10% dari target berat badan dari buku pedomen manajemen dari perusahaan yang memproduksi DOC. Pada saat grower berat badan minimal sama atau melebihi manual management guide, karena saat ayam mulai menghasilkan telur sampai puncak produksi (periode kritis), biasanya akan mengalami stres disebabkan target produksi telur yang harus terus meningkat drastis menuju puncak, berat atau ukuran telurpun harus bertambah dan tak ketinggalan berat badannya. 

            Sedangkan berat badan ayam yang terlalu besar akan mengakibatkan timbunan lemak di daerah dekat perut. Kondisi tersebut akan mengurangi elastisitas saluran telur (tertahan oleh lemak), akibatnya saat terjadi kontraksi saluran telur relatif sulit kembali ke posisi semula. Kondisi ini yang akan memicu munculnya kasus prolapse. Ukuran rangka sangat berpengaruh pada produksi dan kualitas telur. Saat proses pembentukkan telur, kalsium pada kerangka tubuh ayam akan dideposisikan pada kerabang telur. Setelah selesai, kerangka ini akan dibentuk kembali dengan suplai kalsium dan fosfor dari ransum. Kerangka tubuh yang kecil akan mensuplai kalsium dalam jumlah kecil. Kondisi ini akan mengakibatkan ukuran telur menjadi kecil. Sedangkan untuk keseragaman kematangan seksual yang terjadi serempak akan mempercepat puncak produksi dan dapat bertahan lama. Saat ayam ada yang mulai berproduksi telur, kita harus segera memberikan stimulasi pencahayaan agar produksi telur dapat berlangsung secara serempak. Kematangan seksual (dewasa kelamin) ini haruslah diselaraskan dengan kedewasaan tubuh (berat badan).

Tidak ada komentar:

 
 
Blogger Templates