Pages

Ads 468x60px

Labels

Kamis, 14 Februari 2013

Bibit Lebah Bersengat

Pendahuluan 
1.1  Latar Belakang
Lebah madu adalah salah satu hewan ternak yang mempunyai manfaat yang sangat besar bagi kehidupan manusia. Hasil dari produksi lebah madu diantaranya royal jelly, propolis, wax, bee pollen, dll, selain madu itu sendiri.
Penanganan bibit lebah madu Apis mellifera sangat berpengaruh dari produksi yang dihasilkan oleh suatu koloni dari lebah tersebut. Semakin baik manajemen yang dilakukan dalam penanganan bibit maka akan semakin baik mutu yang dihasilkan dari kkoloni lebah madu tersebut baikn dari sisi kuantitas maupun kualitas.

Proposal Rencana Penyuluhan



TUGAS TERSTRUKTUR
MATA KULIAH PENYULUHAN
Rencana Program Penyuluhan Tata Laksana Pemerahan Pada Peternakan Sapi Perah Di Kecamatan Oro-Oro Ombo Kabupaten Batu

Makalah Lebah Tanpa Sengat


BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar belakang
Lebah merupakan insekta penghasil madu yang telah lama dikenal manusia. Lebah juga menghasilkan produk yang yang sangat dibutuhkan untuk dunia kesehatan ataupun kecantikan yaitu royal jelly, pollen, malam (lilin) dan sebagainya. Pada awalnya madu dan produk lebah lainnya diambil dari hasil alam, namun demikian ketersediaannya sangat terbatas. sedangkan kebutuhan akan madu dan produk lainnya semakin meningkat. Selanjutnya manusia mulai melakukan budidaya ternak lebah, dengan memakai gelodog kayu dan pada saat ini dengan sistem stup. Manfaat dari madu, royal jelly, pollendan malam sudah tidak diragukan lagi, kebutuhan pasar akan produk-produk tersebut belum seluruhnya terpenuhi. Oleh karena itu budidaya ternak lebah mempunyai prospek yang baik sebagai sebuah peluang usaha.

Minggu, 13 Januari 2013

Pengomposan Kotoran Sapi


Tinjauan Pustaka
            Peternakan merupakan jenis usaha hasil hewani, diantaranya adalah daging, susu dan hasil samping berupa limbah. Hasil samping peternakan seringkali menimbulkan protes masyarakat karena aroma dan limbah yang dapat menimbulkan penyakit yang berbahaya. Maka dalam hal ini harus ada penanganan secara signifikan dengan mendaur ulang limbah menjadi produk yang bernilai ekonomis, terbukti banyaknya perusahaan peternakan mulai memperhatikan lingkungan dengan memberlakukan pengolahan limbah, salah satunya penanganan kotoran ternak. Sehingga hal ini berdampak positif terhadap lingkungan yang terjaga dengan baik. Peternakan seringkali melakukan pengolahan limbah kotoran dalam skala besar yang mencapai puluhan ton bahan baku. Beda halnya dengan peternak kecil yang hanya menghasilkan sedikit limbah kotoran dari beberapa ternak. Maka dari itu harus ada penelitian tentang pengembangan pengolahan limbah yang dibuat untuk mendukung usaha peternakan kecil sehingga limbah bisa termanfaatkan dengan baik. Beberapa metode yang akan dilakukan adalah dengan cara  pengolahan limbah menjadi pupuk kompos. ( Bambang, 2012 )

Jumat, 14 Desember 2012

Kandungan Nutrisi Telur


              Pangan asal hewan (ternak) merupakan sumber protein dan mengandung asam amino esensial yang tidak disupali dari bahan pangan lain, sehingga sangat berpengaruh terhadap status kesehatan sesorang yang pada akhirnya berperan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sumber protein asal ternak tersebut diantaranya daging, susu dan telur. Telur unggas (ayam) mempunyai kandungan asam amino esensial dan non esensial yang cukup lengkap dan tinggi mutunya, sehingga sangat cocok untuk memenuhi kebutuhan manusia untuk pertumbuhan, disamping mudah dicerna, mudah didapat dan murah harganya.

Sabtu, 24 November 2012

Sistem Pertanian Terpadu



LAPORAN PRAKTIKUM
MATA KULIAH SISTEM PERTANIAN TERPADU
Disusun Oleh :
Kelompok : 2C
                                                                 Anggota :
Lestari Kusumah Dewi           (105050100111010)
Adhitya Wahyu U                  (105050100111011)
M. Faishal H                           (105050100111012)
Ferdiansyah R                         (105050100111014)
Yulianto Nugroho                   (105050100111015)
Taufik Ali Akbar                     (105050100111023)


FAKULTAS PETERNAKAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2012

Produksi Daun Murbei


BAB I
PENDAHULUAN
1.1              Latar belakang
Usaha persuteraan alam telah lama dikenal sebagian masyarakatIndonesia. Kegiatan ini bersifat padat karya, tidak mutlak memerlukan ketrampilan khusus yang tinggi, menghasilkan produk dengan nilai ekonomi yang tinggi serta relatif cepat menghasilkan. Diharapkan kegiatan ini dapat dijadikan alternatif usaha dalam upaya peningkatan pendapatan masyarakat pedesaan. Dari rangkaian kegiatan persuteraan alam tersebut, dipandang dari aspek usaha sebenarnya dapat dibagi menjadi 2 atau 3 unit usaha yang masing-masing dapat berdiri menjadi unit usaha mandiri, yaitu usaha kebun murbei sebagai pemasok pakan ulat sutera, kemudian usaha pemeliharaan ulat sutera untuk menghasilkan kokon sutera dan usaha pemintalan kokon menjadi benang sutera siap tenun. Sejalan dengan hal tersebut pemerintah telah menetapkan kebijaksanaan untuk meningkatkan persuteraan alam nasional melalui pembinaan dan penyuluhan juga berupa pemberian kredit persuteraan alam.

Kamis, 18 Oktober 2012

Gantungan Kunci Ceker Ayam makalah


BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Di Indonesia, kulit merupakan salah satu bahan mentah yang cukup melimpah, yang digunakan sebagai bahan utama dalam usaha perkulitan dan karya seni. Tumbuh suburnya industri perkulitan di Indonesia ini didukung oleh berbagai faktor, salah satunya adalah peternakan. Kulit dihasilkan oleh binatang ternak, sehingga selama manusia masih memelihara atau memanfaatkan dan mengkonsumsi daging binatang ternak tersebut, kulit akan tetap tersedia.

Minggu, 14 Oktober 2012

Produk Olahan Telur


TELUR bisa diolah dalam berbagai menu. Kalau ingin mengolah telur dengan cara lainnya, telur pindang layak dijajal, yang
cocok disantap bersama gudeg khas Yogyakarta.

Bahan :

3.000 ml air
10 butir telur
5 lembar daun salam
5 lembar daun jambu batu
2 batang serai, memarkan, simpulkan
4 cm lengkuas, memarkan
1 sdm garam

Sabtu, 06 Oktober 2012

Makalah Penyakit Kelinci


BAB I
PENDAHULUAN

1. 1 LATAR BELAKANG
Kelinci merupakan hewan ternak yang dapat diperuntukan untuk sebagai ternak hias maupun untuk sebagai penghasil daging. Dalam beternak pasti ada kendala atau kesulitan yang akan dihadapi. Begitu juga beternak kelinci, pasti juga terdapat kesulitan dan kendala yang harus dihadapi. Kendala yang mungkin dihadapi dalam beternak kelinci adalah kematian yang disebabkan oleh hama dan penyakit.
Hama dan penyakit dapat menyerang semua jenis ternak, khususnya ternak kelinci. Ternak kelinci termasuk ternak yang tahan akan beberapa jenis penyakit. Tetapi perlu diperhatikan bawasannya kelici merupakan ternak yang suka menjaga kebersihan. Untuk itu dalam beternak kelinci harus diperhatikan untuk kebersihan tempat tinggal kelinci tersebut. Agar kelinci tidak terserang berbagai penyakit karena kebersihan dan kesterilan kandang.
Ada berbagai penyakit yang bisa menyebabkan kematian ataupun dapat menurunkan produktifitas ternak tersebut. Bahkan untuk ternak kelinci yang diperuntukkan sebagai kelinci hias kemungkinan jika terserang beberapa penyakit juga akan menurunkan harga kelinci tersebut. Beberapa penyakit yang sering menyuerang adalah coccidioses, mencret, kembung, pilek, dan lai-lain. Sebagian penyakit tersebut akan mengakibatkan kematian jika tidak ditangani. Untuk itu dalam makalah ini dibuat dengan tujuan agar peternak dapat mengenali barbagai berbagai jenis penyakit. Agar peternak lebih dapat mengantisipasinya untuk pencegahannya.

 
 
Blogger Templates