Pages

Ads 468x60px

Labels

Rabu, 17 April 2013

Blog sebagai Media Promosi

            Judul postingan diatas sengaja saya pilih karena melihat banyak teman-teman yang acuh dan cuek ketika melihat saya membuka blog pribadi, merak bukannya tidak memiliki blog melainkan tidak mengelola blognya, sebagian orang menggunakan blog mungkin hanya untuk berbagi cerita, pengalaman atau hanya untuk kesenangan belaka.
 
            Tapi bagi saya blog adalah sebagai sarana berbagi ilmu pengetahuan, wawasan dan pengalaman. Lebih banyak postingan blog ini bersifat ilmiah, mengapa? karena saya adalah seorang Mahasiswa di salah satu perguruan tinggi negeri di Jawa Timur.
         Banyak sekali manfaat dan keuntungan yang kita dapat jika kita mempromosikan produk atau jasa kita melalui blog, diantaranya :
  • Menghemat Tenaga
  • Menghemat Biaya
  • Cepat Tersebar Luas
  • Mudah di share
  • dan masih banyak lagi
            Sebenarnya banyak sekali yang manfaat dari blog, salah satunya adalah untuk tujuan komesial, seperti pemasaran produk online yang sedang marak belakangan ini. Ada dua keuntungan melakukan promosi. Pertama, promosi akan membuat blog Anda populer. Apalagi bila Anda termasuk newbie atau pendatang baru di dunia blog, promosi jelas harus dilakukan untuk memperkenalkan diri Anda beserta blog kepada komunitas blog internet. Kedua, bagi Anda yang mempunyai usaha atau menjadikan blog Anda sebagai toko virtual, yang menjual barang, jasa, atau penawaran apa pun, dengan melakukan promosi, usaha Anda akan mendapat respons balik dari pengunjung yang kemungkinan besar akan membuat usaha  yang Anda kerjakan laku.

           Menarik memang tren di era globalisasi ini, media informasi tidak lagi didominasi oleh media cetak atau elektronik konvensional. Era digital yang memberikan banyak ruang kepada semua pihak, lebih menjanjikan informasi yang lebih gres, cepat dan akurat.

jadi ayo ngeblog...

Sumber :
http://barudakgudang.wordpress.com/2009/11/17/blog-sebagai-media-promosi-yang-strategis/
http://oziesegeran.blogspot.com/2010/12/blog-sebagai-media-promosi.html

Selasa, 16 April 2013

Kebutuhan Nutrien Bahan Kering dan Bahan Organik (PK, LK, SK)

                                                                                     BAB I
PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang
Hijauan memegang peranan penting pada produksi ternak ruminansia, karena pakan yang dikonsumsi oleh sapi, kerbau, kambing, dan domba sebagian besar dalam bentuk hijauan, tetapi ketersediaannya baik kualitas, kuantitas, maupun kontinyuitasnya masih sangat terbatas. Petani pada umumnya memberikan pakan pada ternak tidak ditentukan jumlahnya, sehingga masih kurang atau terlalu banyak sisa terbuang. Oleh karena itu diperlukan suatu cara untuk mengoptimalkan penggunaan pakan yang diberikan pada ternak tersebut. Optimalisasi dan efesiensi tersebut dapat dilakukan apabila diketahui besarnya kandungan nutrient, konsumsi, dan kecernaan bahan pakan tersebut.

Selasa, 02 April 2013

Makalah Produktifitas Kelinci


BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Budidaya Kelinci merupakan suatu alternatif yang dapat dijadikan sebagai sumber protein hewani yang bermutu tinggi, daging kelinci berwarna putih dan mudah dicerna. Kelebihan kelinci sebagai penghasil daging adalah kualitas dagingnya baik, yaitu kadar proteinnya tinggi (20,10%), kadar lemak, cholesterol dan energinya rendah. Keunggulan utama yang diperoleh dari mengkonsumsi daging kelinci, yaitu kandungan protein yang tinggi dan rendah kolesterol, sehingga daging kelinci dapat dipromosikan sebagai  daging sehat. 

Kamis, 21 Maret 2013

Penyakit Pada Peternakan Ayam Petelur

Penyakit Pada Peternakan Ayam Petelur


                Penyakit pada ayam petelur diartikan sebagai disfungsi organ, yakni tidak berfungsinya secara normal organ ayam yang terinfeksi oleh mikroorganisme penyebab penyakit, baik itu organ pencernaan, pernafasan, central neuro system (CNS) maupun organ reproduksi yang secara langsung berhubungan dengan pembentukan dan distribusi telur. 

Lagu Darah Juang dan Buruh Tani


DARAH JUANG

Di sini negeri kami
Tempat padi terhampar
Samuderanya kaya raya
Tanah Kami Subur Tuan
Di negeri permai Ini
Berjuta rakyat bersimbah luka
Anak kurus tak sekolah
Pemuda desa tak kerja
Mereka dirampas haknya
Tergusur dan lapar
Bunda relakan darah juang kami
Untuk membebaskan rakyat (padamu kami berjanji)



BURUH TANI

Buruh tani, mahasiswa, rakyat miskin kota
Bersatu padu rebut demokrasi
Gegap gempita dalam satu suara
Demi tugas suci yang mulia
Hari-hari esok adalah milik kita
Terciptanya masyarakat sejahtera
Terbentuknya tatanan masyarakat
Indonesia baru tanpa orba
Marilah kawan, mari kita kabarkan
Di tangan kita tergenggam arah bangsa
Marilah kawan mari kita nyanyikan
Sebuah lagu tentang pembebasan
Di bawah kuasa tirani
Kususuri garis jalan ini
Berjuta kali turun aksi
Bagiku satu langkah pasti

Senin, 18 Maret 2013

Aplikasi Organic Farm






TUGAS TERSTRUKTUR

SISTEM PERTANIAN TERPADU

ORGANIC FARM (Tebon Jagung)

10 ekor sapi jantan Limousin dengan BB 350 kg/ekor

Jumlah ternak yang dapat ditampung (UT/ha) suatu padang penggembalaan asumsi kebutuhan hijauan segar: 35 atau 40 kg perhari, bahan kering 9,1 kg, (air 75 – 80 %) (Sauland, 2009)

Menurut (Anonymous, 2011), sapi potong memerlukan pakan sebanyak hijauan = 10 % dari berat badan, Pakan Konsentrat = 1 – 2 % dari berat badan jadi hijauan sebanyak 10 % dari 300 kg = 30 kg, konsentrat sebanyak 1 - 2 % dari 300 kg = 3 – 6 kg.

Struktur dan Komposisi Kimia Kulit Ternak


BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar  Belakang
Pemanfaatan kulit ternak /hewan untuk kepentingan manusia itu  berjalan searah dengan perkembangan peradaban manusia. Dari keseluruhan produk sampingan hasil pemotongan ternak, maka  kulit merupakan produk yang memiliki nilai ekonomis yang paling tinggi.  Berat kulit pada sapi, kambing  dan kerbau memiliki kisaran 7-10% dari berat tubuh.  Secara ekonomis kulit memiliki harga berkisar 10-15% dari harga ternak.
            Potensi hasil ikutan berupa kulit di Indonesia masih sangat besar, hal ini disebabkan masih sedikitnya industri besar yang mengelola secara intensif.  Kalaupun ada kapasitasnya belum mampu memenuhi permintaan pasar.  Sebagai contoh industri kulit hanya mampu menghasilkan 350.000.000 sqft/tahun sedangkan permintaan untuk industri alas kaki maupun untuk barang jadi sebesar 673.000.000 sqft/tahun sehingga setiap tahunnya  terjadi kekurangan 323.000.000 sqft.    

Jumat, 01 Maret 2013

Makalah Hukum Merk


BAB I
PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG
            Salah satu perkembangan yang aktual dan memperoleh perhatian seksama dalam masa 10 tahun terakhir ini dan kecenderungan yang masih akan berlangsung di masa yang akan datang adalah semakin meluasnya arus globalisasi baik dibidang sosial, ekonomi, budaya, maupun bidang-bidang kehidupan lainnya. Perkembangan tekhnologi informasi dan transportasi menjadikan kegiatan di sektor perdagangan meningkat secara pesat dan bahkan telah menempatkan dunia sebagai pasar tunggal bersama. 

Kamis, 14 Februari 2013

Bibit Lebah Bersengat

Pendahuluan 
1.1  Latar Belakang
Lebah madu adalah salah satu hewan ternak yang mempunyai manfaat yang sangat besar bagi kehidupan manusia. Hasil dari produksi lebah madu diantaranya royal jelly, propolis, wax, bee pollen, dll, selain madu itu sendiri.
Penanganan bibit lebah madu Apis mellifera sangat berpengaruh dari produksi yang dihasilkan oleh suatu koloni dari lebah tersebut. Semakin baik manajemen yang dilakukan dalam penanganan bibit maka akan semakin baik mutu yang dihasilkan dari kkoloni lebah madu tersebut baikn dari sisi kuantitas maupun kualitas.

Proposal Rencana Penyuluhan



TUGAS TERSTRUKTUR
MATA KULIAH PENYULUHAN
“Rencana Program Penyuluhan Tata Laksana Pemerahan Pada Peternakan Sapi Perah Di Kecamatan Oro-Oro Ombo Kabupaten Batu”
 
 
Blogger Templates