Dosis yang digunakan dalam
pengenceran clinafarm untuk spray adalah 1 liter dicampurkan dengan 99 liter
air. Air yang digunakan direkomendasikan memiliki suhu 45 derajat Celsius, sedangkan untuk nebulizing atau
fogging adalah 1 liter untuk 300 m3.
Jumat, 08 Mei 2020
Dosis dan Aturan Pakai Desinfektan Clinafarm
Minggu, 16 Februari 2020
Dosis Desinfektan Istam
Berikut ini merupakan dosis istam untuk berbagai keperluan, istam biasa digunakan untuk masalah jamur dan sebagainya ;
- desinfeksi halaman pekarangan / kandang hewan, tempat makan, ember, pakaian, mesin tetas : 30 ml istam per 5 liter air.
- perusahaan susu : desinfeksi alat-alat dan pemerahnya : 30 ml istam per 15 liter air
- perusahaan daging : desinfeksi alat-alat transport 50 ml istam per 20 liter air. Desinfeksi lantai, dinding, dan alat-alat abatoir : 1 liter istam per 200 liter air.
- desinfeksi air minum :
Babi : 30 ml istam per 100 liter air
Sapi, kuda, domba, kambing : 20 ml istam per 100 liter air
Unggas : 5 ml istam per 10 liter air
Dosis diatas merupan dosis baku pada bungkus produk istam, admin hanya membantu jikalau ada yang membutuhkan.
Jumat, 14 Februari 2020
Makalah Penetasan Telur, Hatching Egg
BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
1.
Latar
Belakang
Unggas adalah jenis hewan ternak kelompok burung yang dimanfaatkan untuk
daging dan/atau telurnya serta jenis burung yang tubuhnya ditutupi oleh bulu.
Umumnya unggas merupakan bagian dari ordo Gallifores (seperti ayam dan kalkun),
dan Anseriformes (seperti bebek). Unggas adalah tipe
hewan yang berkembangbiak dengan cara bertelur.
Jumat, 08 Maret 2019
Pengertian Kambing PE (Peranakan Etawa)
Ternak
kambing merupakan ruminansia kecil yang dalam kehidupannya sehari-hari dekat
hubungannya dengan peternak kecil di pedesaan, keberadaan ternak kambing
ditengah-tengah masyarakat kecil sangat membantu perekonomian mereka. Bagi
peternak kambing, kambing dapat berfungsi sebagai tabungan yang sewaktu-waktu
diperlukan dapat digunakan untuk mengatasi keperluan yang mendesak tersebut.
Selain itu, secara biologis ternak kambing cukup produktif dan mudah
beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan di Indonesia, mudah
pemeliharaannya, sehingga mudah dalam pengembangannya (Sutama, 2007).
Pengertian dan Ciri-ciri Ayam Tiren
Ayam tiren adalah daging ayam yang kadaluarsa
atau ayam mati yang sudah menjadi bangkai. “Tiren” adalah singkatan dari Mati
Kemaren. Daging ayam yang jika tidak dibekukan dengan segera setelah dipotong,
akan menurun kualitasnya. Ditandai dengan warna kulit ayam yang memucat serta
berbau tidak segar/ anyir. Pedagang mengelabuhi hal tersebut dengan memberikan pewarna
kuning pada daging ayam tiren yang akan dijual. Proses degradasi fisik ayam
sering diakali dengan memberikan formalin untuk mengawetkan daging. Agar kita
tidak tertipu saat membeli daging ayam maka kita perlu mengetahui serta
membedakan daging ayam tiren dengan daging ayam yang sehat.
Ciri-ciri Ayam Cemani
Ayam cemani termasuk dalam golongan ayam Kedu, yaitu ayam yang
persebarannya berada pada daerah Kedu Jawa Tengah. Ciri-ciri ayam kedu secara
umum adalah sebagai berikut. Pada umumnya ukuran ayam kedu jantan lebih besar
daripada ayam betina, bobot ayam jantan 3-4 kg dan bobot ayam betina berkisar
antara bobot 2-3 kg. Masa hidup ayam kedu sekitar usian 6 sampai 8 tahun. Ayam
kedu memiliki bulu yang keras, tubuh
ukuran sedang, bulu ekor naik dan jengger ukuran besar.
Ayam Cemani
Ayam cemani merupakan
salah satu jenis ayam lokal khas propinsi Jawa Tengah yang berasal dari
Karisidenan Kedu tepatnya di daerah Kabupaten Temanggung dan sekitarnya. Ayam
cemani ini banyak dipelihara oleh masyarakat di desa Kedu, desa Beji dan desa
Kahuripan, Kecamatan Kedu Kabupaten Temanggung sejak awal abad 20. Ayam
cemani dikenal memiliki harga yang mahal, namun budidaya ayam cemani baru
dilakukan oleh sebagian masyarakat di daerah tertentu, warna hitam tidak
selamanya kelam , mungkin itu salah satu kalimat yang bisa dipakai untuk
mengatakan pada Ayam Cemani.
Kamis, 10 Januari 2019
Perancangan Strategi Pemasaran Berbasis Perilaku Konsumen
Langkah awal
dalam melakukan strategi berdasarkan STPD ini adalah menentukansegmentasi
pelanggan, lalu menentukan target mana yang akan dipilih berdasarkan segmentasi
tersebut. Langkah terakhir baru dapat merancang strategi yang baru.
Jumat, 28 September 2018
Pengertian Pasar Tradisional, Pasar Semimodern, dan Pasar Modern
Pasar adalah tempat bertemunya
penjual dan pembeli untuk melakukan pertukaran atas barang dan jasa. Selain
itu, pasar dapat pula diartikan sebagai himpunan para pembeli aktual dan
potensial dari suatu produk. Dalam hal demikian pasar terdiri dari semua
pelanggan potensial yang memiliki kebutuhan dan keinginan tertentu yang sama.
Dimana setiap konsumen bersedia dan mampu melaksanakan pertukaran untuk memuaskan
kebutuhan dan keinginan mereka. Berdasarkan pengertian pasar sebagaimana telah
dikemukakan di awal, yakni tempat bertemunya pembeli dan penjual, maka dapat
dilihat secara umum instrumen pasar terdiri dari perspektif pengelola, maka
pasar di satu sisi dapat dilaksanakan oleh pemerintah dan dapat juga dilaksakan
oleh pihak swasta. Baik pemerintah maupun swasta sebagai pengelola pasar,
menawarkan tempat berjualan dimaksud kepada pedagang dan melaksanakan perawatan
pasar.
Pengertian Fomalin
Formalin merupakan
zat pengawet yang sering digunkan untuk mengawetkan makanan. Formalin mempunyai
sifat formaldehida mudah larut dalam air sampai kadar 55%, sangat reaktif dalam
suasana alkalis serta bersifat sebagai zat pereduksi kuat, mudah menguap karena
titik didihnya yaitu -21°C. Alaminya formaldehida juga dapat ditemui dalam asap
pada proses pembakaran makanan yang bercampur fenol, keton dan resin (Winarno, 2004).
Kamis, 31 Mei 2018
Makalah Nutrisi Ternak Ruminansia Pengaruh Penambahan Ampas Tahu dalam Pakan Ternak Ruminansia
A. PENDAHULUAN
1.
Latar
Belakang
Hijauan merupakan pakan utama bagi ternak ruminansia
akan tetapi ketersediaannya baik kualitas, kuantitas, maupun kontinuitasnya
masih terbatas. Keterbatasan ini disebabkan oleh kurangnya lahan untuk
penanaman hijauan pakan ternak sehingga ternak sering mengalami kekurangan
hijauan pada musim kemarau. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah
menggunakan pakan alternatif yang dapat menggantikan hijauan, mudah didapat dan
relatif murah serta kandungan nutrien yang baik. Salah satupakan alternatif
tersebut adalah kulit ketela pohon yang tersedia melimpah pada saat musim panen
di daerah sentra ketela pohon.
Makalah Hovaborator Telur
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Ternak unggas seperti ayam dipelihara untuk
dimbil telur dan dagingnya. Bila daging unggas tersebut dikonsumsi dalam jumlah banyak dan ada unggas yang matimaka
perlu adanya populasi pengganti. Agar populasi yang hilang akibat dikonsumsi
maupun mati dapat tergantikan, penetasan telur merupakan tahapan penting dalam
peternakan unggas. Agar dapat memepertahankan populasi ayanm bak petelur
ataupun pedaging, ditempuh dengan penetasan telur (Murtidjo,1992).
Makalah Filsafat Ilmu dan Metodologi Penelitian
BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pengertian
tentang filsafat, filsafat ilmu, hubungan ilmu dengan ilmu-ilmu lain
aspek filsafat dalam ilmu pendekatan penelitian kuantitatif pendekatan
penelitian kualitatif pendekatan penelitian kaji tindak atau action research
pendekatan perbandingan tiga tipe penelitian. Tujuan dan dasar-dasar
penelitian, observasi dan generalisasi, sampling, data untuk pengambilan keputusan,
metode korelasi, desain penelitian sederhana dan kompleks, penulisan laporan
penelitian bidang lingkungan. Rancangan percobaan faktorial dan
analisisnya. Metode pengambilan keputusan dengan mempergunakan berbagai model
optimasi : Program linier, program dinamik, model antrian, model transportasi,
program non lilier, separable dan integer programming. Prinsip-prinsip
statistik dalam pengelolaan lingkungan hidup, interaksi antar variable,
menentukan tingkatan kepentingan berbagai variable, menyusun model secara
fungsional dan matematik.
Senin, 21 Mei 2018
Peran Mikroba Starter dalam Dekomposisi Kotoran Ternak dan Perbaikan Kualitas Pupuk Kandang
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Pupuk adalah suatu bahan yang mengandung satu atau
lebih unsur hara bagi tanaman. Bahan tersebut berupa mineral atau organik,
dihasilkan oleh kegiatan alam atau diolah oleh manusia di pabrik. Unsur hara
yang diperlukan oleh tanaman adalah C, H, O (ketersediaan di alam masih
melimpah), N, P, K, Ca, Mg, S (hara makro, kadar dalam tanaman > 100 ppm),
Fe, Mn, Cu, Zn, Cl, Mo dan B (hara mikro, kadar dalam tanaman < 100 ppm).
Sabtu, 28 April 2018
Praktikum Pembuatan Mayonnaise
A. Pendahuluan
1.
Latar Belakang
Telur merupakan bahan makanan yang cukup populer
karena nilai gizinya yang tinggi serta harganya yang relatif lebih murah bila
dibandingkan dengan harga daging atau sumber protein hewani lainnya, sehingga
memungkinkan telur untuk dapat dikonsumsi oleh semua lapisan masyarakat. Telur
dapat dijadikan bahan makanan seperti lauk, sebagai bahan campuran berbagai
produk makanan seperti mayonaise.
Praktikum Pembuatan Telur Asin
A. Pendahuluan
1. Latar
Belakang
Telur adalah salah satu sumber
protein hewani yang memiliki rasa yang lezat, mudah dicerna, dan bergizi
tinggi. Selain itu telur mudah diperoleh dan harganya relatif murah. Telur
dapat dimanfaatkan sebagai lauk, bahan pencampur berbagai makanan, tepung
telur, obat, dan lain sebagainya. Telur terdiri dari 13 % protein, 12 % lemak,
serta vitamin, dan mineral. Nilai tertinggi telur terdapat pada bagian kuning
telur. Kuning telur mengandung asam amino esensial yang dibutuhkan serta
mineral seperti: besi, fosfor, sedikit kalsium, dan vitamin B kompleks.
Sebagian protein dan semua lemak terdapat pada kuning telur. Putih telur yang
jumlahnya sekitar 60 % dari seluruh bulatan telur mengandung 5 jenis protein
dan sedikit karbohidrat. Kelemahan telur yaitu memiliki sifat mudah rusak, baik
kerusakan alami, kimiawi maupun kerusakan akibat serangan mikroorganisme
melalui pori-pori telur.
PENGAWETAN TELUR DENGAN EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI MERAH (Psidium guajava, L)
A. Pendahuluan
1.
Latar
Belakang
Telur merupakan salah satu produk peternakan unggas yang memiliki kandungan gizi lengkap dan mudah dicerna. Telur merupakan salah satu sumber protein hewani di samping
daging,
ikan dans usu. Secara umum telur terdiri atas tiga komponen pokok, yaitu kulit telur atau cangkang, putih telur (albumen) dan kuning telur (yolk) telur merupakan salah satu produk hasil pertanian yang memiliki umur simpan yang relatif pendek, sehingga
diperlukan penanganan khusus dalam penyimpanannya.
Pengawetan Susu dengan Ekstrak Jahe
A. Pendahuluan
1.
Latar Belakang
Susu
adalah cairan bergizi berwarna putih yang dihasilkan oleh kelenjar susu mamalia
betina. Susu adalah sumber gizi utama bagi bayi sebelum mereka dapat mencerna
makanan padat. Susu binatang (biasanya sapi) juga diolah menjadi berbagai
produk seperti mentega, yogurt, es krim, keju, susu kental manis, susu bubuk
dan lain-lainnya untuk konsumsi manusia. Dewasa ini, susu memiliki banyak
fungsi dan manfaat. Untuk umur produktif, susu membantu pertumbuhan
mereka.Sementara itu, untuk orang lanjut usia, susu membantu menopang tulang
agar tidak keropos. Susu mengandung banyak vitamin dan protein, maka dari itu setiap
orang dianjurkan minum susu. Sekarang banyak susu yang dikemas dalam bentuk
yang unik. Tujuan dari ini agar orang tertarik untuk membeli dan minum susu, ada
juga susu yang berbentuk fermentasi.
Praktikum Pembuatan Kefir
A. Pendahuluan
1. Latar
Belakang
Sektor
peternakan adalah salah
satu penyedia pangan, khususnya protein hewani melalui komoditi telur, daging
dan susu.
Sektor peternakan dapat menghasilkan berbagai macam olahan pangan yang bisa
meningkatkan nilai ekonomi dengan cara mengolah bahan mentah menjadi bahan yang
dapat dimakan dengan kualitas yang baik, karena dari tahun ke tahun semakin menarik
simpati masyarakat untuk menekuni dunia bisnis ini. Produk yang dihasilkan dari sektor
peternakan merupakan komoditas yang vital untuk di komsumsi masyarakat.
Senin, 23 April 2018
Praktikum Pembuatan Kefir
IV. KEFIR
A.
Pendahuluan
1. Latar
Belakang
Susu merupakan suatu emulsi
lemak dalam air yang mengandung beberapa senyawa terlarut. Agar lemak dan air
dalam susu tidak mudah terpisah, maka protein susu bertindak sebagai
emulsifier (zat pengemulsi). Kandungan air di dalam susu sangat tinggi, yaitu
sekitar 87,5%, dengan kandungan gula susu (laktosa) sekitar 5%, protein sekitar
3,5%, dan lemak sekitar 3-4%. Susu juga merupakan sumber kalsium, fosfor, dan
vitamin A yang sangat baik. Mutu protein susu sepadan nilainya dengan protein
daging dan telur, dan terutama sangat kaya akan lisin, yaitu salah satu
asam amino esensial yang sangat dibutuhkan tubuh.
Langganan:
Postingan (Atom)
